Showing posts with label gadget. Show all posts
Showing posts with label gadget. Show all posts

Ponsel Pertama Di Dunia

Inilah ponsel yg ukurannya sebesar tutup tempat sampah tetapi ponsel ini cuma memiliki jangkauan setengah mil.
Dilihat dari segi design dan ukuran, ponsel pertama di dunia ini amad jauuuuhhhh berbeda sama ponsel masa kini, yg cukup kecil untuk menyelinap di saku dan dapat menghubungi hampir kemana saja di dunia ini. Tapi dari sini lah telepon nirkabel bermula.
Sang pencipta sendiri, Nathan Stubblefield akhirnya diakui sebagai bapak teknologi telepon seluler tepat 100 tahun setelah ia mempatenkan desain tersebut untuk sebuah "telepon nirkabel"

Nathan Stubbefield sebenarnya hanyalah petani melon biasa yg sangat menyukai IPTEK bahkan dia telah menemukan radio sebelum Nikola Tesla atau Guglielmo Marcon tetapi radio yg dia temukan menggunakan frekuensi audio induksi, dikarenakan radio induksi menyebabkan gangguan pada wilayah sekitarnya sehingga kalah populer dengan radio transmisi yg di temukan oleh Nikola Tesla atau Guglielmo Marcon.

Pada tahun 1902 petani melon ini datang dengan penemuannya, setelah mengorbankan setiam jam menit dan detik demi untuk membuat jaringan telekomunikasi di kampung halamannya Murray, Kentucky. Dia membangung 120 kaki tiang di kebun, yg dapat mentransfer percakapan dari satu telepon ke telepon yg lain dengan menggunakan medan magnet. Dia mendemonstrasikan temuannya di alun-alun kota pada hari Tahun Baru 1902. Pada tahun 1908 dia mematenkan telepon nirkabel versi baru untuk berkomunikasi dengan kendaraan bergerak.

Sayangnya telepon nirkabel tidak sukses dalam masa hidupnya,dia meninggal dengan keadaan miskin pada tahun 1928.

Tapi sekarang dia telah diakui sebagai "Father of The Modern Mobile Phone" ,bahkan Virgin Mobile membuat page khusus untuk menandai ulang tahun temuan Nathan Stubbefield di website resmi nya.

Facebook Terintegrasi Dalam Xperia Terbaru


Sony Ericsson membuat terobosan kepada para pengguna Facebook. Pada produk terbarunya, Facebook kini terintegrasi dalam Xperia. Seperti apa?

Dengan memberikan akses Facebook secara langsung pada fitur-fitur yang kerap digunakan, seperti galeri foto, pemutar musik, buku telepon dan kalendar, pengguna bisa langsung berinteraksi di dalamnya.

Fitur yang paling menonjol adalah pemberian komentar 'like', pada musik yang sedang diputar dalam handset Xperia, dan langsung diteruskan ke wall akun Facebook kita.

"Penggunaan media sosial pada smartphone kini merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Sony Ericsson telah meningkatkan integrasi dari Facebook dalam portfolio Xperia untuk memberikan pengalaman unik dan mengibur secara langsung kepada para konsumen," ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, Jumat (6/5/2011).

Berikut adalah beberapa fitur integrasi Facebook dalam Xperia:
  • Kemampuan instan untuk berbagi musik dengan tanda 'like'
  • Album dan foto Facebook terintegrasi kedalam aplikasi galeri Xperia
  • Event Facebook akan tersinkronisasi dengan kalendar Xperia
  • Tanda notifikasi Facebook pada layar untuk memastikan pengguna tidak melewatkan informasi terbaru

Toshiba Portege R700 - Ringan dan Tahan Lama


Produk ini kian menasbihkan seri Portege sebagai keluarga notebook ringan serta hemat daya.

Toshiba menyadari kebiasaan konsumen masa kini yang mobilitasnya tinggi. Aktivitas sehari-hari lebih banyak dilakukan sembari bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Walhasil, konsumen memerlukan notebook berkapabilitas tinggi tapi tetap enteng dijinjing.

Beberapa solusi yang bisa dipilih misalnya menggunakan netbook atau notebook ultratipis (CULV). Namun, ringannya bobot kedua jenis produk ini harus dikompensasi dengan kecilnya layar dan kinerja pas-pasan. Ketiadaan pemutar DVD juga mengakibatkan kebutuhan hiburan sulit terpenuhi.

Atas dasar itulah, Toshiba merancang Portege R700 sebagai wujud ideal notebook tipis dan ringan tanpa mengorbankan performa. Dengan massa hanya 1,43 kg dan ketebalan 2,7 – 3,2 cm, inilah salah satu produk paling ringan di kelas notebook 13 inci. Material magnesium-alloy yang dipakai pada casing adalah faktor utama entengnya R700. Namun, dampaknya, debu mudah melekat pada bodi notebook ini.

Portege R700 memunyai dapur pacu berteknologi terbaru Intel. Khusus untuk tipe yang kami uji, prosesornya adalah Intel Core i3 M370 2,4 GHz. Disertai kapasitas memori DDR3 4 GB dan kartu grafis Intel HD, aktivitas komputasi sehari-hari bisa dengan lancar dijalankan (termasuk untuk menikmati hiburan multimedia). Yang bikin hati lebih senang, kualitas layar dan speaker bawaan Toshiba sudah cukup memanjakan mata dan telinga.

Portege R700 juga tidak mudah rindu kepada sumber listrik. Pasalnya, durabilitas baterainya sangat istimewa. Hampir tujuh jam R700 berhasil bertahan pada uji Battery Eater (Text Mode). Dari seluruh notebook yang pernah mampir ke lab kami, pencapaian ini tergolong paling fantastis.

Beralih ke perangkat lunak, Toshiba membenamkan sistem operasi Windows 7 Home Premium 32-bit. Di dalamnya, telah tersedia berbagai utilitas khas Toshiba. Contohnya, Sleep & Charge yang memungkinkan pengguna mengisi baterai iPod meski notebook dalam modus Sleep. Ada pula aplikasi Eco Utility guna mengukur dan menghemat konsumsi daya.

Sebagai notebook kelas premium, Toshiba tak lupa melengkapi perangkat sekuriti pada Portege R700. Pertama, terdapat peranti fingerprint sebagai pengganti password untuk login ke Windows. Pilihan lainnya berupa Face Recognition yang memanfaatkan webcam di sisi atas layar. Sementara itu, untuk keamanan sistem, pengguna diberi fasilitas bebas berlangganan Norton Internet Security 2010 selama dua bulan. (Erry FP)

***

Ringannya Toshiba Portege R700 membuat kami terkesima. Kemantapan kinerja, ketahanan baterai, plus kelengkapan fasilitas menambah jatuh cinta. Tapi, lagi-lagi kami terbentur di masalah harga. Bandrol Rp12,1 juta terasa sangat mahal dibanding produk-produk sekelasnya.


Hasil Pengujian

Saat menyandingkan Toshiba Portege R700 dengan produk debutan Prolink Glee SW9, perbedaan yang tampak secara umum tidak signifikan. Toshiba unggul pada pengukuran 3DMark Vantage. Mungkin ini disebabkan kapasitas memori yang lebih besar. Namun, hasil uji paling memesona terletak pada daya tahan baterai yang hampir tujuh jam.



Toshiba Portege R700 (Core i3-370M 2,4GHz, DDR3 4 GB, Intel HD Graphics, HDD 500 GB)

Prolink Glee SW9 (Core i3-370M 2,4GHz, DDR3 2 GB, Intel HD Graphics, HDD 500 GB)

Sysmark 2007

138

133

PCMark Vantage

4125

4259

Cinebench 11.5

2,01

1,89

3DMark Vantage

268

180

Encoding Video

10 menit 46 detik

10 menit 42 detik

Encoding Audio

1 menit 45 detik

1 menit 46 detik

Daya Tahan Baterai

Memutar HD Video

3 jam 31 menit

1 jam 50 menit

Battery Eater (Text Balance)

6 jam 49 detik

4 jam 23 detik

Spesifikasi Toshiba Portege R700

Layar

13" (1366x768 pixel)

Prosesor

Intel Core i3-370M 2,4 GHz

Memori

4 GB (2x2) DDR3 Dual SODIMM PC-8500

Chipset

Intel HM55

Kartu grafis

Intel HD Graphics 729MB (shared)

Hard disk

Hitachi 500 GB 5400 RPM SATA-II

Kartu suara

Realtek ALC269

Optical drive

Matshita DVD-RAM UJ89ES

Fasilitas

WiFi, Bluetooth 2.1 + EDR, Ethernet, card reader, 2x porta USB 2.0, 1,3MP webcam + mic, speaker, porta VGA, porta HDMI, porta eSATA/USB 2.0 combo, fingerprint reader, Face Recognition

Sistem operasi

Windows 7 Home Premium 32-bit

Baterai

6-cell / 66 Wh

Dimensi

31,6 x 22,8 x (2,7 - 3,2) cm

Bobot

1,432 kg (tanpa baterai)

Garansi

1 tahun

Situs web

http://pc.toshiba-asia.com

Harga kisaran*

Rp12,1 juta

* Techking Enterprises Indonesia, (021) 638-56188, Minggu ketiga Desember 2010

Tombol Pintasan
Tersedia tombol pintasan ke aplikasi Eco Utility untuk mengetahui konsumsi daya. Sebelah kanannya adalah tombol Dual Monitor untuk presentasi.



Chiclet Kecil
Tuts keyboard bergaya chiclet favorit kami. Sayang, ukurannya cukup kecil dan permukaannya terasa kesat sehingga kurang nyaman digunakan.



Fingerprint Reader
Alat pengenal sidik jari sebagai pengganti password Windows ditempatkan di antara dua tombol klik kiri dan kanan.



Plus : Tipis dan berbobot ringan, daya tahan baterai istimewa, fasilitas keamanan lengkap, dilengkapi sejumlah aplikasi berguna

Minus : Ukuran tuts keyboard kecil, harga mahal untuk notebook di kelasnya, casing mudah dihinggapi debu

Lenovo Ideacentre B300 - Modernisasi Desktop


Dengan CPU dan monitor dalam satu kesatuan, Ideacentre B300 mampu membuat PC lama Anda terasa usang.

Meski terlihat kurang populer, AIO (All-in-one) Desktop merupakan produk menarik yang bisa menggantikan desktop konvensional Anda. Terlebih, jika menginginkan PC ringkas dan rapi, konsep AIO seperti Ideacentre ini mungkin menarik perhatian Anda. Pada dasarnya, AIO menyatukan komponen pada CPU PC konvensional dengan monitor dalam satu bodi.

Lenovo IdeaCentre B300 merupakan anggota dari jajaran AIO Lenovo yang ditujukan untuk Home Entertainment. Layar sebesar 21,” mendominasi sebagian besar penampilan fisiknya.

Malahan, IdeaCentre B300 lebih terlihat seperti monitor LCD ketimbang sebuah PC. Sederetan tombol pengatur tampilan layar, tombol power, serta lampu indikator status seperti WLAN menghiasi bezel di bawah layarnya.

Bagian belakang bodi Ideacentre B300 tampak lebih tebal. Pasalnya, di sinilah komponen seperti prosesor dan teman-temannya berada. Di sini, terdapat pula aneka port koneksi seperti USB, PS/2, antena dan sebuah tombol untuk menyalakan koneksi wireless.

Sebagai PC untuk hiburan, keberadaan TV tuner juga tersedia. Lenovo menyediakan enam port USB, empat berada di belakang layar. Sementara dua port USB di sisi kiri menemani port audio dan slot kartu memori.

Lenovo membekali Ideacentre B300 dengan prosesor Core 2 Duo E7600. Walau terasa agak “jadul”, prosesor ini masih memiliki tenaga yang cukup untuk menjalankan aplikasi standar sehari-hari. Kapasitas memori 2 GB yang disertakan, walau tidak terlalu mengganggu kinerja, tetap terasa kurang. Apalagi setelah mengetahui kalau sistem operasinya adalah Windows 7 Home Premium dalam versi 64-bit.

Untuk urusan penyimpanan data, hard disk sebesar 500 GB siap menampung bermacam-macam data Anda. Radeon HD 5450 hadir untuk menangani urusan grafis di Ideacentre B300.Walaupun kinerja grafis 3D tidak terlalu istimewa, keandalannya untuk memenuhi kebutuhan HTPC cukup diakui Jadi Anda tak perlu cemas ketika ingin menikmati konten High-Definition. Pasalnya, Radeon HD 5450 dipastikan mampu melayani hal ini dengan baik.

Keyboard dan mouse yang tersedia dalam paket penjualannya kami acungi jempol. Tuts keyboard-nya membuat kita betah mengetik. Sementara mouse-nya terasa pas di genggaman.

Sebagai nilai tambah untuk memanjakan penggunanya, Ideacentre B300 telah mendukung koneksi Bluetooth 2.1+EDR. Dengan koneksi ini Anda bisa menggunakan perangkat seperti mouse atau headset melalui protokol A2DP.

***

Lenovo Ideacentre B300 merupakan AIO Desktop yang menarik. Perangkat ini menawarkan beragam fasilitas yang terbilang lengkap terutama untuk segmen Home Entertainment. Kenyamanan pengguna pun turut ditunjang via keberadaan keyboard dan mouse-nya. Kalau Anda memiliki keinginan untuk mengganti PC di rumah dan ingin juga mencoba sesuatu yang berbeda, cobalah Ideacentre B300 ini. (Karuna)

Hasil Pengujian
Performa Ideacentre B300 cukup baik apalagi mengingat masih menggunakan prosesor Core 2 Duo. Terlihat juga dari tabel perbandingan, kinerja grafisnya mirip dengan HP Slimline s5589d karena kartu grafis yang digunakan memang sama.

Lenovo Ideacentre B300

HP Slimline s5589d

PCMark Vantage Total Score

5116

5450

Sysmark 2007 Rating

158

175

3DMark Vantage

P1261

P1203

Sisoft Sandra 2009 Dhrystone

28.00

38.30 GIPS

Sisoft Sandra 2009 Whetstone

22.57

32.63 GFLOPS

Encoding Audio

88 detik

88 detik

Encoding Video

11 menit 30 detik

9 menit 27 detik

Spesifikasi Lenovo IdeaCentre B300

Prosesor

Intel Core 2 Duo E7600 3,06 GHz

RAM

2 GB DDR3

Motherboard

Intel G41

Kartu Grafis

ATI Radeon HD5450 512 MB

Kartu Suara

Realtek ALC662

Hard Disk

500 GB

Optical Drive

Optiarc DVD RW AD-7580S

Wireless

802.11b/g WLAN

Lain – Lain

Dual TV Tuner, 6-in-1 Card Reader

Monitor

21,5” Full-HD

Bobot

7,9 kg

Garansi

1 Tahun

Situs Web

www.lenovo.com

Harga kisaran*

US$1050

* Ingram Micro Asia, (021) 571-717, Minggu kedua November 2010


Bingkai Foto

Ideacentre B300 memiliki desain layaknya bingkai foto berukuran besar








Panel pengaturan
Lenovo menempatkan tombol-tombol pengaturan pada lis metal di depan



Port Antenna
Melengkapi fungsi multimedianya, B300 memiliki TV tuner yang mendukung sinyal analog dan digital.




Plus
: Kinerja Baik, fasilitas lengkap, keyboard dan mouse nyaman digunakan

Minus : Memori cuma 2GB, layar mengilap cukup mengganggu

Asus G51 Jx 3D - Kencang dan 3D


Jika kini LCD TV sudah muncul dengan kemampuan visual 3D yang cukup fenomenal, fasilitas tayang serupa juga mulai diadopsi oleh notebook.

Contohnya terlihat pada seri G51 Jx 3D dari Asus ini. Mengingat belum banyak notebook yang berani mengusung feature 3D (karena sensasi visual 3D

masih merupakan feature tambahan yang tidak dibutuhkan kebanyakan orang), harga jual produk yang mengusung teknologi 3D pun biasanya juga menjadi kurang kompetitif. Bagaimana pun juga adanya “mainan” baru ini cukup membuat kami penasaran pada notebook tersebut. Kita lihat saja bagaimana kinerjanya.

G51 Jx 3D yang masukk dalam deretan produk ROG (Republic of Gamers) dari Asus ini memang berada di kelas premium. Ini terlihat dari persenjataan yang cukup ampuh mulai dari prosesor 4 inti i7-720QM, memori DDR3 dua kanal 4 GB, dan chip grafis GeForce GTS 360M 1 GB. Kesemuanya merupakan spesifikasi idaman para gamer. Layar 15,6 inci dan speaker dari Altec pun turut mendukung atmosfir gaming yang kental. Karena itu, tidak mengherankan jika dari sisi kinerjanya, G51 Jx cukup sebanding dengan Alienware M15x yang pernah kami coba. Hanya saja, pada besutan Asus ini, sudah dilengkapi dengan teknologi 3D Vision dari nVidia untuk mewujudkan tampilan 3D.

Tampilan stereoscopic 3D pada layar pada dasarnya akan membagi image menjadi 2 untuk dilihat dengan mata kanan dan kiri dalam refresh rate hingga 120 Hz. Tampilan image yang terlihat buram ini baru akan nikmat jika mengenakan kacamata khusus. Selain itu, masih diperlukan sebuah receiver infra merah yang dikoneksikan ke notebook melalui jalur USB. Peranti eksternal seperti ini mungkin sedikit merepotkan untuk penggunaan mobile. Namun notebook ini memang sebenarnya lebih tepat diaplikasikan sebagai desktop replacement dengan layanan aktivasi 3D-nya.

Bagaimanapun juga kami cukup terkesan dengan efek visual produk ini. Tampilan visualnya terasa bagaikan tembus keluar dari layar produk ini. Namun, kami sarankan jangan terlalu lama menggunakan modus 3D ini karena dapat mengakibakan timbulnya rasa pusing bagi yang belum terbiasa.

Asus G51 Jx 3D tak melupakan kebutuhan pengguna yang ingin mengakses Internet secara instan melalui fasilitas khas Express Gate. Fasilitas ini memungkinkan pengguna masuk ke antarmuka khusus untuk melakukan browsing, memainkan musik, melihat foto, bermain online game, atau pun chatting secara cepat. Prosesnya pun tanpa melibatkan sistem operasi utama dan hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 detik untuk menikmati semua kemampuan tersebut.

Bagi yang gemar melakukan overclock, disediakan pula tool Power 4 Gear Hybrid yang bahkan mudah dipahami oleh mereka yang tergolong awam dalam menggenjot kinerja.

***

Ditilik dari fungsinya, Asus G51 Jx 3D memang merupakan desktop replacement yang mencoba menghadirkan pengalaman multimedia plus gaming dalam cara yang berbeda. Untuk menangani aktivitas komputer harian, notebook high-end ini tergolong super. Dengan notebook ini, Anda bisa mengerjakan proses komputasi yang cukup berat berkat spesifikasinya yang tinggi. Namun kami sarankan untuk mengubah kinerja ke modus seimbang (balance) atau hemat energi saja karena spesifikasi yang tinggi ini menyedot daya baterai, kecuali jika Anda memang memfungsikannya untuk kerja di meja yang selalu dekat dengan sumber daya listrik. (Deny Prasetyo)


Hasil Pengujian

Dengan spesifikasi nyaris sama, Alienware M15x bisa menjadi lawan sebanding bagi notebook ini. Kinerja keduanya kami anggap seimbang dengan selisih sedikit pada kinerja grafis. Perbedaan ini mungkin timbul karena Alienware memakai chip grafis GeForce GTX 260M yang agak lebih lama namun dengan kinerja sedikit lebih bagus dari GTS 360M pada G51 Jx 3D. Terlihat juga daya tahan baterai 200mAh yang singkat dengan rata-rata pemakaian hanya 2 jam saja.

Pengujian

Alienware M15x

Asus G51 Jx 3D

Sysmark 2007 v1.06

155

-

PCMark Vantage

5693

5346

Cinebench R10

10438

9638

3DMark 2006

11352

10367

Encoding video

9 menit

9 menit 35 detik

Encoding audio

1 menit 38 detik

1 menit 39 detik

Daya Tahan Baterai

Memutar HD Video

59 menit

1 jam 22 menit

Battery Eater

56 menit

2 jam 45 menit

Spesifikasi Asus G51 Jx 3D

Prosesor

Intel Core i7-720QM (1,6GHz, 6 MB L2 cache)

RAM

4 GB, DDR3 PC3-10666

Chipset

Intel HM55 (Arrandale)

Kartu Grafis

Intel GMA 4500HD + GeForce GTS 360M 1GB

Harddisk

640 GB 5400 RPM

Optical drive

DVD±RW

Fasilitas

WiFi a/g/n, LAN, card reader (4-in-1), Bluetooth, USB 2.0 (4), FireWire (1), e-SATA, VGA-out, HDMI, Webcam.

Layar

15,6” resolusi 1366x768 pixel

Kartu suara

Realtek ALC663

Sistem Operasi

Windows 7 Home Premium

Baterai

7200 mAh

Dimensi

39,1x28,9x(4,5-5,1) cm

Bobot

3,6 kg

Garansi

2 tahun

Situs Web

http://www.asus.com

Harga kisaran*

US$1999

* Asus Indonesia, (021) 4586-5050
* Minggu pertama September 2010

Alat 3D
Untuk menikmati tampilan layar 3D disertakan juga kacamata khusus dan box kontrol 3D yang mempermudah pengaturan kedalaman tampilan.

Displai 3D
Tampilan game Left4Dead dalam modus 3D. Dilihat tanpa kacamata, image akan tampak berbayang (menjadi 2) dan akan terlihat menyatu saat memakai kacamata 3D.



Mouse Gaming
Karena desainnya untuk gamer, Asus menambahkan pula mouse seri ROG yang beberapa tombolnya bisa diprogram sesuai karakteristik dpi (resolusi optis) permainan.



Plus
: Kinerja tinggi; fasilitas cukup lengkap; sistem hibrida; modus boot express; aktivasi tampilan 3D.

Minus : Bobot berat; harga mahal.

Asus Eee PC 1018P - Peningkatan Fasilitas


Tambahan fasilitas akses fingerprint, USB 3.0, dan bahan material almunium ringan menjadi kelebihan utama netbook ini.

Cukup pusing juga menyaksikan rangkaian netbook besutan Asus yang kadang muncul sekaligus dalam beberapa model (yang sebenarnya mirip satu dengan yang lainnya).

Nah di model tertentu, Asus sengaja menghadirkan produk yang dirancang ulang dengan perombakan menarik seperti di seri Eee PC 1018P ini. Apa sajakah yang menarik?

Secara keseluruhan, struktur kabinet 1018P tidak banyak berbeda dengan model lain (1005, 1015, atau 1016) yang mengetengahkan ciri netbook ramping serta ringan.

Nah di seri 1018P ini, Asus mengenakan material alumunium ringan yang kuat pada bagian cover dan area keyboard-palmrest. Anda akan mudah merasakan sensasi dingin di bagian ini akibat penggunaan bahan tersebut. Bahan seperti ini sangat baik untuk menyebar panas dari dalam netbook. Bagusnya, penggunaan almunium ini tidak lantas membuat bobot netbook menjadi lebih berat.

Perombakan lain pada netbook berlayar 10,1” ini adalah disediakannya 2 buah port USB 3.0 (ditandai dengan warna port biru) yang kecepatannya bisa mencapai 10x lipat USB 2.0 sebelumnya. Untuk yang suka mentransfer file berukuran besar (dari flashdisk atau harddisk eksternal), tentu akan banyak tertolong via kehadiran koneksi SuperSpeed seperti ini.

Satu lagi fasilitas pelengkap juga muncul via pendeteksi fingerprint di dekat keypad. Meskipun fungsi sekuriti ini jarang dimanfaatkan orang, kelengkapan tersebut setidaknya membuat 1018P menjadi lebih spesial dibandingkan netbook umumnya.

Bagi mereka yang seringkali online dengan segera, keberadaan fasilitas Instant-On khas Asus akan sangat bermanfaat. Di sini telah tersedia aplikasi browser untuk menjelahi Internet, agenda/jadwal tugas, folder foto, game ringan, hingga layanan antivirus.

Sayang antarmuka sistem ini masih terkesan kaku dan lamban. Untuk mereka yang lebih ahli, melakukan upgrade ke Express Gate Cloud versi terbaru akan menuntaskan masalah seperti ini.

***

Menilik ragam fasilitas pada Eee PC 1018P yang agak berbeda dibandingkan netbook kebanyakan, tak salah kiranya bila kami sebut netbook yang satu ini sesuai untuk mereka yang membutuhkan lebih dari sekadar feature standar. Casing Eee PC 1018P dengan kombinasi almunium ringan dan plastik padat juga membuatnya terlihat amat kokoh.

Satu lagi yang menarik adalah ketersediaan koneksi Bluetooth versi 3.0 yang terbilang lebih gegas dan mampu menghubungkan lebih banyak perangkat sekaligus dibandingkan seri sebelumnya. (Deny Prasetyo)

Hasil Pengujian

Berbekal Atom N475 dengan clock yang sedikit meningkat (1,83 GHz) Eee PC bekerja sedikit lebih cepat dari netbook dengan Atom sebelumnya (N450 1,6GHz seperti pada MSI Wind U160). Penggunaan RAM DDR3 2 GB juga turut menyumbangkan kinerja meski tidak terlalu signifikan. Kekurangan muncul pada konsumsi daya yang cenderung agak boros untuk aktivitas multimedia meski sudah memakai baterai Lithium-Polymer kapasitas 6000mAh.

Pengujian

MSI Wind U160

Asus Eee PC 1018P

Sysmark 2007 v1.06

38

41

Cinebench R11.5

-

0,28

Encoding video

1 jam 16 menit

1 jam 4 menit

Encoding audio

9 menit 22 detik

8 menit

3DMark 2006

162

165

Daya Tahan Baterai

Memutar HD Video

4 jam 23 menit

2 jam 56 menit

Battery Eater

8 jam 15 menit

5 jam 43 menit

Spesifikasi Asus EEE PC 1018P

Prosesor

Intel Atom N475 (1,83 GHz, 512 MB L2 cache, FSB 667 MHz)

RAM

2 GB, DDR3 1333 MHz

Chipset

Intel NM10 Express

Kartu Grafis

GMA 3150 256MB

Harddisk

320 GB SATA

Optical drive

Tidak ada

Fasilitas

WiFi b/g/n, LAN, Bluetooth 3.0, card reader (3-in-1), USB 3.0+2.0 (2+1), webcam 0,3MP, VGA-out.

Layar

10,1 inci - resolusi 1024x600 pixel

Kartu suara

Realtek ALC269 HD audio

Sistem Operasi

Windows 7 Starter Edition

Baterai

Li-Polymer 6000mAh

Dimensi

26,3x18x(2,4-2,6) cm

Bobot

1,14 kg

Garansi

1 tahun

Situs Web

http://www.asus.com

Harga kisaran*

Rp3,6 juta

* Asus Indonesia, (021) 4587-8055, Minggu pertama November 2010

Asus Cam
Saat melakukan telewicara dengan video, tiba-tiba Anda ingin menutup pandangan lawan bicara secara cepat, tombol On/Off Webcam ini akan sangat membantu.


Fingerprint-USB 3.0
Tidak banyak netbook yang menyertakan fungsi sekuriti fingerprint seperti ini. Dua buah port USB 3.0 juga telah tersedia untuk melayani kebutuhan transfer data yang lebih gegas.


Memori
Penutup RAM di netbook amat mudah dibuka tanpa sekrup setelah membuka baterai terlebih dulu. Eee PC 1018P telah memakai memori DDR3 yang lebih hemat daya dibandingkan RAM DDR2.


Plus
: Desain menarik; USB 3.0 dan Bluetooth 3.0; ada cover webcam; ada fasilitas Instant Boot.

Minus : Proses klik touchpad agak keras.


Related Post