Showing posts with label blackberry. Show all posts
Showing posts with label blackberry. Show all posts

BlackBerry Bold 9900: Langsing Tapi Powerful


Meski bentuknya mirip Bold 9000, namun BlackBerry Bold Touch 9900/9930 memiliki kemampuan yang jauh di atas pendahulunya itu. Research In Motion (RIM) pun menjanjikan performa yang luar biasa di balik rampingnya desain smartphone ini.

Performa tangguh dari perangkat ini langsung bisa terasa kala melihat prosesor 1,2 GHz yang terbenam di dalamnya. Dengan kekuatan seperti itu, tak ayal proses komputasi yang dikelola Bold 9900 bakal mumpuni.

Beralih ke sistem operasinya yang sudah mengusung BlackBerry OS 7. Menurut RIM, ini merupakan OS yang memang khusus didesain untuk platform Bold. Performanya pun diklaim akan berlari lebih cepat dan memudahkan pengguna untuk urusan browsing, dan menjalankan aktivitas personal dan korporat.

Dari segi desain, Bold 9900 tampil cukup elegan. Material yang dibenamkan RIM untuk produk ini dikatakan menggunakan material premium yang merefleksikan lini keluarga Bold.

Mike Lazaridis, President dan Co-CEO RIM mengatakan bahwa Bold 9900 lahir atas inspirasi yang didapat dari jutaan pengguna dari seluruh dunia yang menginginkan perangkat yang mengkombinasikan performa, fungsi dan desain.

"Smartphone ini sepenuhnya dilengkapi dengan keindahan dalam menawarkan pengalaman kepada pengguna serta performa yang halus dan cepat. Layar sentuhnya juga brilian dan memiliki kemampuan mengetik yang menakjubkan," puji Lazaridis, dalam keterangan resmi RIM, Selasa (3/5/2011).

Bold 9900 disebut-sebut sebagai BlackBerry tertipis yang ada saat ini. Perangkat yang sekilas mirip dengan versi original Bold (seri 9000) yang diluncurkan tahun 2008 lalu ini memiliki tingkat ketipisan 10,5 mm.

Perangkat ini bakal dibuat dua versi, seri 9900 untuk seri GSM dan Bold 9930 untuk segmen CDMA.

Berikut adalah spesifikasi dari Bold 9900/9930:

  • Dimensi 115 x 66 x 10.5 mm
  • 2.8' capacitive touch screen display – VGA (640x480), 287 dpi resolution
  • ultra-easy qwerty keyboard, optical trackpad
  • 1.2 GHz Processor, 768 MB RAM
  • 8 GB on-board memory, plus microSD slot supporting up to 32 GB cards
  • NFC technology
  • 5.0 MP camera, supports 720p HD video recording
  • Orientation Sensor (Accelerometer), Digital Compass (Magnetometer), Proximity Sensor
  • Built-in GPS / aGPS
  • Dual-Band Wi-Fi® - 802.11 b/g/n at 2.4 GHz and 802.11 a/n at 5 GHz
  • Bluetooth® 2.1+EDR support
  • Wireless Network support:
  • 9900: Tri-Band HSPA+, Quad-Band GSM/EDGE
  • 9930: Dual-Band CDMA/EV-DO Rev. A, Dual-Band HSPA+, Quad-Band GSM/EDGE
  • 1230 mAh removable, rechargeable battery
  • BlackBerry 7 OS

Duet Microsoft & RIM Tantang Google


Aliansi antara Microsoft dan Research in Motion (RIM) menghadirkan Bing sebagai mesin cari default di perangkat BlackBerry. Duet dua raksasa di ranah pencarian online ini dinilai sebagai tantangan bagi sang penguasa, Google.

Analis berspekulasi bahwa Microsoft, yang sebelumnya sudah beraliansi bersama Nokia, mungkin membayar RIM agar mau menggunakan Bing. Pertarungan di segmen pencarian online pun diprediksi kian panas.

"Hal ini menunjukkan peperangan pencarian online dimulai. Kehadiran Ballmer (CEO Microsoft-red) di BlackBerry World adalah contoh pepatah 'musuh dari musuhku adalah temanku'. Dalam kasus ini, Google yang jadi musuh," kata analis Gartner, Michael Gartner.

Duet Microsoft dan RIM melawan Google dipandang sebagai sesuatu yang wajar. "RIM tak ingin memakai Google sebagai tools peta dan pencarian default sejak mereka berkompetisi sangat ketat dengan Android," kata Jack Gold, analis di J. Gold Associates.

Microsoft menerangkan bahwa Bing akan menjadi penyedia layanan pencarian default di browser dan peta BlackBerry. Saat ini, Bing telah dirilis sebagai aplikasi map dan pencarian di tablet BlackBerry PlayBook.

Para analis bertanya-tanya berapa uang yang dibayar Microsoft ke RIM dalam kesepakatan itu. Pertanyaan ini menyeruak karena Microsoft disebut-sebut juga membayar Nokia sekitar USD 1 miliar sebagai bagian kesepakatan penggunaan Windows Phone 7 di smartphone Nokia.

"Untuk menjadi provider di BlackBerry tidaklah gratis. Saya tidak tahu berapa angkanya, namun sudah jelas ini tidak gratis," tutur Kevin Burden, analis ABI Research.

Indosat Blackberry Community Hadir Kembali Di Blackberry World 2011


Di tahun 2011 ini RIM kembali menggelar acara tahunan “BlackBerry World 2011” di Orlando, Amerika Serikat. BlackBerry Worlds 2011 merupakan event internasional tahunan para operator, pengembang aplikasi, pelanggan BlackBerry dan RIM yang membahas tentang seluruh update terkait perkembangan BlackBerry.

Dalam event yang dihadiri oleh ribuan orang dari ratusan Negara di dunia, Indosat BlackBerry Community kembali diundang secara khusus di ajang bergengsi ini, setelah pada tahun 2010 lalu, Indosat BlackBerry Community mendapat kesempatan untuk memaparkan succes story-nya dalam event internasional ini. Hal ini menjadikan Indosat BlackBerry Community merupakan komunitas pertama dan satu – satunya di dunia yang pernah berbicara di event berkelas dunia ini. Saat ini Indosat BlackBerry Community, beranggotakan lebih dari 5000 orang dan terus bertumbuh sehingga menjadikan Indosat BlackBerry Community merupakan komunitas BlackBerry yang sangat besar dan diakui oleh RIM.

“Sebagai pionir layanan BlackBerry di Indonesia, pada tahun ini, Indosat kembali mengirimkan delegasi komunitas BlackBerry terbesar dan menjadi operator satu-satunya yang mengirimkan komunitas BlackBerry yaitu ISATBB ke event internasional, BlackBerry World 2011. Ini merupakan wujud komitmen Indosat dalam mengembangkan layanan sekaligus memberikan nilai lebih bagi pelanggan BlackBerry di Indonesia. Indosat akan terus meningkatkan dukungan kepada ISATBB melalui berbagai kerjasama”, demikian disampaikan Harry Sasongko, President Director & CEO Indosat.

RIM melihat Indonesia sebagai pasar yang potential karena selain penjualan layanan yang terus bertumbuh, komunitas BlackBerry di Indonesia juga bisa terbilang unik karena anggota dalam komunitas ini sangat loyal dan saling membantu rekan-rekan sesama anggota komunitas, untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan smartphone mereka maupun layanan dari operator dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Dalam event BlackBerry World™ 2011, Indosat hadir dengan kontingen lengkap, mulai dari manajemen, Indosat BlackBerry Community serta Pelanggan Korporasi Indosat BlackBerry, untuk memenuhi undangan dari RIM dan bertemu dengan developer - developer aplikasi berkelas dunia untuk memperkaya fitur – fitur Indosat BlackBerry dan memperkenalkan solusi kelas dunia.

“Kami bangga bisa kembali hadir di event kelas dunia ini untuk kedua kalinya. Dalam event ini, kami diminta untuk berbagi informasi bagaimana komunitas kami dapat terus berkembang dan semakin solid, bagaimana berbagi ilmu kepada sesama anggota serta siap membantu anggota komunitas yang menghadapi kesulitan terkait smartphone mereka ataupun layanan operator dan lain sebagainya. Kami merasa menjadi bagian dari komunitas kelas dunia karena dapat hadir dalam acara ini. Sukses yang kami rasakan tidak terlepas dari peran serta dan dukungan Indosat kepada ISATBB yang sudah terjalin selama ini,” ujar Joegianto, moderator milis Indosat BlackBerry yang juga ikut dalam rombongan.

BlackBerry Gaet Microsoft Bing


Research in Motion (RIM) dan Microsoft mengumumkan kesepakatan kerja sama. Layanan pencarian online Bing dari Microsoft akan jadi mesin cari dan layanan perpetaan default di perangkat BlackBerry.

"Kami akan berinvestasi secara unik di platform BlackBerry sebagai tambahan di samping platform Windows Phone kami," ucap CEO Microsoft, Steve Ballmer, dilansir PCMag.

Bing di BlackBerry awalnya dipasang sebagai aplikasi pencarian default dan perpetaan. Namun nantinya layanan dan integrasi Bing akan dibuat lebih mendalam lagi pada sistem operasi BlackBerry.

"Ini akan lebih dari sekedar sebuah boks pencarian. Bing akan terintegrasi secara mendalam di sistem operasi, melebihi dari pengalaman aplikasi yang tersedia sekarang," tambah Ballmer di ajang BlackBerry World.

Belum jelas model BlackBerry mana saja yang mendapat layanan Bing itu. Namun pada demonya, dipakai BlackBerry Torch sehingga kemungkinan layanan baru Bing tak cuma ditujukan untuk OS 7 saja, OS terbaru dari RIM, tapi juga ke OS sebelumnya.

Baik Microsoft dan RIM tengah merasakan kompetisi sengit di pasar perangkat smartphone melawan sepak terjang Apple dan Google. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi mereka.

FaceChat: Chatting di Facebook via BlackBerry


Bagi mereka yang selalu ingin eksis di Facebook sepertinya harus menjajal aplikasi bernama FaceChat ini di perangkat BlackBerry miliknya. Lewat aplikasi inilah pengguna bisa bebas chatting via handset BlackBerry.

FaceChat merupakan aplikasi buatan The Jared Company yang terbilang mini, karena cuma memakan memori 371 KB. Sehingga ketika diinstal pun tak butuh waktu lama, namun tetap tergantung dari kondisi jaringan layanan BlackBerry yang digunakan.

Untuk login di FaceChat, pengguna bisa menggunakan alamat email atau username miliknya. Dari sisi tampilan, aplikasi ini terbilang tak neko-neko alias sederhana. User interface-nya cuma terdiri dari tab 'chat' dan 'online contacts' untuk melihat siapa saja teman kita yang tengah online di Facebook.

Nah, jika kita menekan tombol menu maka akan muncul fitur option di aplikasi ini. Pengguna bisa memilih beragam settingan notifikasi dan suara.

Namun ada yang sedikit mengganggu di kolom menu ini, yakni munculnya pilihan 'chat with xxxxxxx (nama teman Anda)'. Masalahnya adalah, ketika teman Anda yang online itu banyak mencapai ratusan, tak pelak daftar 'chat with xxxxxxx' akan memanjang.

Hal ini berpengaruh ketika pengguna ingin menutup percakapan (end chat). Sebab untuk menutupnya, tidak bisa menekan 'del' alias delete, namun harus masuk ke menu kemudian menscrool ke atas dengan melewati daftar 'chat with xxxxxx' tersebut untuk kemudian memilih 'end chat'. Bayangkan jika teman Anda yang sedang online ada 50, 100, atau lebih dari itu.

Namun jangan khawatir sebab hal ini bisa diatasi dengan sebuah jalan pintas. Caranya, ketika masuk kolom menu, tekan huruf 'e' di keypad BlackBerry Anda. Maka pilihan akan langsung melompat ke 'end chat'. Jadi Anda tak harus direpotkan dengan deretan daftar teman Anda yang sedang online.

Tertarik mencoba? Langsung saja mengunduhnya secara gratis di BlackBerry App World Anda.

BatteryWatch: 'Pengawas' Baterai Biar Tak Cepat Jebol


Seringkali ketika mengisi ulang baterai ponsel, pengguna lupa memantaunya. Alhasil, meski baterai itu sudah terisi penuh, gadget tersebut tidak dilepas-lepas dari colokan listrik.

Jika sudah begini, sejatinya pengguna sendiri yang dirugikan. Sebab, membuang-buang energi dan pastinya bikin baterai tidak awet.

Beruntung, bagi Anda pengguna BlackBerry, ada aplikasi bernama BatteryWatch. Dari namanya saja sudah bisa ditebak, aplikasi ini akan menjadi semacam pengawas bagi baterai BlackBerry Anda.

Sebab, BaterryWatch akan mengeluarkan suara-suara lucu ketika baterai BlackBerry yang terinstall aplikasi ini sudah terisi penuh. "Charging is complete," demikian bunyi suara yang mirip robot tersebut.

Sementara ketika perangkat BlackBerry baru mencolok ke sambungan listrik, suara yang dikeluarkan adalah, "Charging start," tak kalah lucunya.

Suara-suara tersebut juga terlontar ketika BlackBerry Anda telah memasuki masa-masa minim baterai, yakni mulai dari 30% sisa tenaga. Jika dalam status ini, maka suara yang akan muncul adalah "You running in low battery".

Cukup menarik bukan? BatteryWatch memang aplikasi sederhana, namun aplikasi gratisan ini memiliki manfaat lumayan besar. Yakni untuk mengingatkan pengguna untuk segera mencabut BlackBerry dan charger-nya dari sambungan listrik agar tidak boros energi dan menjaga keawetan baterai itu sendiri.

Fitur lain dari aplikasi ini adalah dapat memberi tahu temperatur baterai Anda. Biasanya, jika dalam keadaan biasa berada di kisaran 25-30 derajat, sedangkan ketika tengah di-charging bisa sampai 40 derajat celcius. Makanya terasa agak panas

Tertarik mencoba? Silakan cari di BlackBerry App World pada bagian utilities.

Related Post