Showing posts with label computer. Show all posts
Showing posts with label computer. Show all posts

Google plus

Jika anda seorang penggemar dunia internet, tentunya anda tidak lengkap rasanya jika anda tidak tergabung dalam situs jejaring sosial seperti myspace, hi5, facebook dan masih banyak lagi situs jejaring sosial lainnya. Diantara semua situs jejaring sosial yang ada ada satu yang paling besar, bahkan Indonesia menjadi pengguna nomor dua di situs jejaring ini. Facebook, anda tentu sudah familiar dengan situs jejaring yang bernama Facebook. Didalam situs jejaring ini menawarkan berbagai macam fasilitas seperti mencari teman, bermain game dan fasilitas lainnya.

Nah kali ini kita akan membahas satu situs jejaring sosial milik google yang diluncurkan beberapa waktu yang lalu yang bernama “Google+” atau Google Plus yang diklaim menawarkan sesuatu yang lebih yang tidak dimiliki oleh facebook, namun kenyataanya google plus mirip dengan facebook dan saat ini masih dalam tahap beta version. Namun ada satu kelebihan yang ditawarkan oleh google plus, yaitu kita bisa membuat sebuah circle yang dapat kita isikan teman-teman kita yang juga memiliki akun di google plus, selain itu juga google plus juga menawarkan games-games yang tidak kalah menariknya dengan game yang ada di facebook. Kelebihan lainnya adalah adanya fasilitas hanghout, dimana kita bisa melakukan komunikasi dengan teman-teman kita yang lainnya plus juga dapat menggunakan webcam kita (seperti halnya camfrog).

Untuk game di dalam google plus sendiri masih tergolong baru, berikut ini adalah daftar game yang tersedia di dalam google plus.

- Dragon Age Legends
- City of Wonders
- Angry Birds
- Diamond Dash
- Egde World
- Bejeweled Blitz
- Dragon of Atlantis
- Zynga Poker
- Wild Ones
- Crime City

Kedepannya akan ditambahkan lagi beberapa games yang mungkin sama sekali berbeda dengan game yang ada di facebook. Sampai sekarang penulispun masih juga mengekplorasi sampai sejauh mana perbedaan antara google plus dengan facebook tetapi mungkin google plus lebih unggul dikarenakan memiliki mesin pencari yang dapat dihandalkan.

Inginkah anda mencoba untuk berpaling dari facebook ke google plus ?

Algoritma Terbaru Search Engine Google tahun 2011 - Google Panda


Setelah di awal tahun 2010 lalu, google melakukan update algoritma search engine dengan nama "Google Caffeine" , kini di akhir bulan februari 2011 google kembali melakukan update algoritma yang dinamakan "Google Panda". Google Caffeine yang sebelumnya dianggap google bakal memberikan hasil pencarian yang lebih baik ternyata belum menjamin situs-situs berkualitas tampil pada posisi utama SERP, sehingga di tahun 2011 ini Google melakukan update algoritma search engine.

Dalam algoritma Google Panda ini google lebih menekankan pada antisipasi content farm. Buat teman yang masih pemula mungkin masih bingung apa yang dimaksud content farm. Bredasarkan informasi yang saya cuplik dari wikipedia tentang peternakan konten bisa dilihat disini content farm
Content farm . In the context of the World Wide Web, the term content farm is used to describe a company that employs large numbers of often freelance writers to generate large amounts of textual content which is specifically designed to satisfy algorithms for maximal retrieval by automated search engines. Their main goal is to generate advertising revenue through attracting reader page views.


Versi google translate :
Content farm (Peternakan konten) adalah istilah digunakan untuk menggambarkan sebuah perusahaan website yang mempekerjakan sejumlah besar penulis lepas (freelance writer) untuk menghasilkan sejumlah besar konten teks yang dirancang khusus untuk memenuhi algoritma pencarian maksimal oleh mesin pencari secara otomatis. Tujuan utama mereka adalah untuk menghasilkan pendapatan iklan melalui tampilan menarik pembaca halaman.



Sebagai informasi Google mulai menurunkan rating blog yang terdeteksi sebagai "content farm" sehingga beberapa situs yang dikategorikan sebagai content farm mengalami penurunan drastis pengunjung yang berasal dari search engine. Beberapa situs yang mengalami penurunan prosentase pengunjung adalah ezineaticles mengalami penurunan hingga 86%, hubpages mengalami penurunan hingga 80% . Sedangkan situs yang mengalami peningkatan pengunjung seperti wikihow.com meningkat hingga 79%, answers.yahoo.com 29% , selengkapnya bisa dilihat disini Google Farmer Update affected

Berdasarkan informasi dari situs official google tentang Finding more high-quality sites in google search untuk saat ini algoritma google panda masih diterapkan di Amerika, untuk negara lain termasuk Indonesia bakal menyusul kebagian efek google panda.Efek terbesarnya kemungkinan banyak terasa pada situs social bookmark dan situs article directory.

Sebagai blogger pemula tidak perlu dipusingkan dengan update algoritma tersebut, sebaiknya tetap mematuhi rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh google di situs google webmaster center guideline

Beberapa diantaranya :
- Membuat konten blog yang asli dan mempunyai relevansi topik tertentu(postingan hasil buatan sendiri bukan hasil copy paste)
- Blog dapat memberikan Informasi dan menawarkan solusi pada pengunjung blog
- Postingan blog mempunyai manfaat buat pengunjung
dll.

Buat blogger pemula tidak perlu berkecil hati dalam bersaing di serp google, karena semua blog masih mempunyai peluang untuk berkembang, Kita hanya perlu fokus pada konten blog dan target pengunjung blog apakah fokus pada pengunjung level pemula atau menengah.

source : komputerseo.com

Surat Cinta Seorang Hacker


Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc-l -o -v -e ke hatimu, tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouseproxy, inikah rasanya jatuh cinta sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu, pake PHP injection Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d, sehingga aku tau kalo dihatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku? apa aku harus pasang backdor "Remote Connect-Back Shell" jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus, aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu. Aku akan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu "The page cannot befound Coz Has Been Owned by Someone get out!" aku janji gak bakalan adamacelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayang dan mencintaimu.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
jangan ada kata "You dont have permission to access it" untuk aku, kalau gak mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah....! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.

Seandainya hatimu adalah sebuah system, ...?
Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system, kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku!

Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan, Gak ada antivirus yang dapat menangkalnya selain ...kamu.

Membuat Tulisan Berjalan di Ms. Excel Tanpa Macro / VB

Jumpa lagi bersama Bang Jack Com. Tak ada kata lain selain BERBAGI...
Kali ini BangJack akan berbagi mengenai sesuatu yang unik yang ada pada Ms. Excel. Yups... Sesuai judul "Membuat Tulisan Berjalan di Ms. Excel" bisa nggak ya????

Di dunia ini tak ada yang tak mungkin ketika kita mau berusaha untuk mencoba. Ya salah satunya ini yang BangJack temukan dari berselancar ria di dunia tanpa batas ini. Tips ini BangJack dapat dari sebuah sumber yang pastinya TOP BGT. kenapa saya bilang begitu, karena memang kenyataannya begitu. Biar gak kebanyakan ngecumil, langsung saja bagaimana step by stepnya???

Kalau biasnya kita gunakan sebuah code untuk membuat tulisan berjalan pada Blog/Web jelas agan-agan semua sudah pada tahu, tapi ini lain karena ini sengaja di buat manual... penasarankan.... Let's go TKP

Langkah Penjelasannya :

1. Ambil selembar kertas kecil (ini serius, jangan kira kertas kecil tidak ada hubungannya dengan Excel. Hehehe...)



2. Lipat kertas itu menjadi sebuah segitiga kecil (jangan takut... ini bukan bercanda)



3. Buka sebuah sheet baru di Excel, di cell D2 ketik formula ajaib ini :
=MID(REPT("Tulisan Berjalan di Ms.Excel Tanpa Macro atau VB",3),1+MOD(INT((NOW()-INT(NOW()))*1296000),40),40)

catatan : untuk Ms.Excel 2007 tanda (,) diganti dengan (;)



4. Masih ingat dengan kertas segitiga hasil langkah ke-2? Coba perhatikan keyboard Anda, arahkan pandangan Anda ke tombol F9 dan F10.



5. Masukkan kertas Anda ke bawah tombol F10 dari arah tombol F9 sehingga kertas menekan F9. Jadi seperti ini:


6. Selamat... Anda baru saja membuat tulisan berjalan di Excel tanpa macro / VBA.

Sebenarnya setelah anda masukkan kode ajaib tersebut hanya tinggal anda tekan F9, maka otomatis tulisan akan berjalan sendiri, dan untuk merubah kecepatan atau banyaknya kata yang ditampilkan saat tulisan berjalan hanya tinggal ganti angka pada kode tersebut sesuai dengan selera anda.

Trims... Semoga Bermanfaat...!!!


Get paid To Promote at any Location

Screat Code : Menyembunyikan File ke dalam Gambar


Menyembunyikan file ke dalam sebuah gambar, mungkin gak ya???
Tapi perlu diingat bahwa tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Ok langsung saja saya akan berbagi kepada teman-teman bagaimanakah caranya?

Step 1 :
Kumpulkan terlebih dahulu file-file anda yang ingin disembunyikan dan usahakan semua file tersebut diconvert dalam Winrar. Mengapa??? biar file lebih aman dan tidak terlalu besar kapasitasnya.
Misalkan beri nama fileku.rar

Step 2 :
Siapkan sebuah file gambar (.jpg), Mengapa??? karena format ini paling umum digunakan.
Misalkan beri nama gambar.jpg

Langkah 3 :
Letakkan kedua file tersebut ( gambar.jpg dan fileku.rar ) dalam sebuah directory/folder yang sama.
misalkan Drive D:

Langkah 4 :
Buka command prompt (home+R >> ketik cmd) dan ketikkan Screat Codenya:

D:\>copy /b gambar.jpg+fileaku.rar rahasia.jpg

Langkah 5 :
Setelah itu akan tercipta sebuah file baru dengan nama rahasia.jpg.
Coba anda buka file rahasia.jpg. Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file gambar.jpg milik anda kecuali ukuran filenya yang bertambah besar.
Anda tetap bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer anda.
Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada sebuah file rahasia didalamnya.

Langkah 6 :
Bagaimana cara membuka file rahasia anda?
Klik kanan pada file rahasia.jpg lalu pilihlah [Open With] –> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK].
Anda akan bisa melihat file rahasia anda dan bisa mengextract seperti biasanya.

Selamat Mencoba.... (Jangan Lupa kasih commentya)

IP address ( IP Versi 6 )


Alamat IP versi 6

Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.


Format Alamat

Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.

Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000 1111111111111110001010001001110001011010

Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Penyederhanaan bentuk alamat

Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:

21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A

Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (:). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (:) yang terdapat dalam alamat tersebut. Untuk menentukan berapa banyak bit bernilai 0 yang dibuang (dan digantikan dengan tanda dua titik dua) dalam sebuah alamat IPv6, dapat dilakukan dengan menghitung berapa banyak blok yang tersedia dalam alamat tersebut, yang kemudian dikurangkan dengan angka 8, dan angka tersebut dikalikan dengan 16. Sebagai contoh, alamat FF02::2 hanya mengandung dua blok alamat (blok FF02 dan blok 2). Maka, jumlah bit yang dibuang adalah (8-2) x 16 = 96 buah bit.

Format Prefix

Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.

Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:

3FFE:2900:D005:F28B::/64

Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.

Jenis - jenis Alamat IPv6

IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:

  1. Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
  2. Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
  3. Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.

Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:

  1. Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.
  2. Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.
  3. Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.


Unicast Address

Alamat IPv6 unicast dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat, yakni:

  1. Alamat unicast global
  2. Alamat unicast site-local
  3. Alamat unicast link-local
  4. Alamat unicast yang belum ditentukan (unicast unspecified address)
  5. Alamat unicast loopback
  6. Alamat unicast 6to4
  7. Alamat unicast ISATAP

Unicast global addresses

Alamat unicast global IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai Aggregatable Global Unicast Address. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh host-host di Internet dengan menggunakan proses routing, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 unicast global terbagi menjadi topologi tiga level (Public, Site, dan Node).

Unicast site-local addresses

Alamat unicast site-local IPv6 mirip dengan alamat privat dalam IPv4. Ruang lingkup dari sebuah alamat terdapat pada internetwork dalam sebuah site milik sebuah organisasi. Penggunaan alamat unicast global dan unicast site-local dalam sebuah jaringan adalah mungkin dilakukan. Prefiks yang digunakan oleh alamat ini adalah FEC0::/48.

Unicast link-local address

Alamat unicast link-local adalah alamat yang digunakan oleh host-host dalam subnet yang sama. Alamat ini mirip dengan konfigurasi APIPA (Automatic Private Internet Protocol Addressing) dalam sistem operasi Microsoft Windows XP ke atas. host-host yang berada di dalam subnet yang sama akan menggunakan alamat-alamat ini secara otomatis agar dapat berkomunikasi. Alamat ini juga memiliki fungsi resolusi alamat, yang disebut dengan Neighbor Discovery. Prefiks alamat yang digunakan oleh jenis alamat ini adalah FE80::/64.

Unicast unspecified address

Alamat unicast yang belum ditentukan adalah alamat yang belum ditentukan oleh seorang administrator atau tidak menemukan sebuah DHCP Server untuk meminta alamat. Alamat ini sama dengan alamat IPv4 yang belum ditentukan, yakni 0.0.0.0. Nilai alamat ini dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:0 atau dapat disingkat menjadi dua titik dua (::).

Unicast Loopback Address

Alamat unicast loopback adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mekanisme interprocess communication (IPC) dalam sebuah host. Dalam IPv4, alamat yang ditetapkan adalah 127.0.0.1, sementara dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:1, atau ::1.


Unicast 6to4 Address

Alamat unicast 6to4 adalah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam Internet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini sering digunakan sebagai pengganti alamat publik IPv4. Alamat ini aslinya menggunakan prefiks alamat 2002::/16, dengan tambahan 32 bit dari alamat publik IPv4 untuk membuat sebuah prefiks dengan panjang 48-bit, dengan format 2002:WWXX:YYZZ::/48, di mana WWXX dan YYZZ adalah representasi dalam notasi colon-decimal format dari notasi dotted-decimal format w.x.y.z dari alamat publik IPv4. Sebagai contoh alamat IPv4 157.60.91.123 diterjemahkan menjadi alamat IPv6 2002:9D3C:5B7B::/48.

Unicast ISATAP Address

Alamat Unicast ISATAP adalah sebuah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam sebuah Intranet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini menggabungkan prefiks alamat unicast link-local, alamat unicast site-local atau alamat unicast global (yang dapat berupa prefiks alamat 6to4) yang berukuran 64-bit dengan 32-bit ISATAP Identifier (0000:5EFE), lalu diikuti dengan 32-bit alamat IPv4 yang dimiliki oleh interface atau sebuah host. Prefiks yang digunakan dalam alamat ini dinamakan dengan subnet prefix. Meski alamat 6to4 hanya dapat menangani alamat IPv4 publik saja, alamat ISATAP dapat menangani alamat pribadi IPv4 dan alamat publik IPv4.

Multicast Address

Alamat multicast IPv6 sama seperti halnya alamat multicast pada IPv4. Paket-paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan disampaikan terhadap semua interface yang dikenali oleh alamat tersebut. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah FF00::/8.

Anycast Address

Alamat Anycast dalam IPv6 mirip dengan alamat anycast dalam IPv4, tapi diimplementasikan dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan IPv4. Umumnya, alamat anycast digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) yang memiliki banyak klien. Meskipun alamat anycast menggunakan ruang alamat unicast, tapi fungsinya berbeda daripada alamat unicast. IPv6 menggunakan alamat anycast untuk mengidentifikasikan beberapa interface yang berbeda. IPv6 akan menyampaikan paket-paket yang dialamatkan ke sebuah alamat anycast ke interface terdekat yang dikenali oleh alamat tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan alamat multicast, yang menyampaikan paket ke banyak penerima, karena alamat anycast akan menyampaikan paket kepada salah satu dari banyak penerima.

IP address ( IP Versi 4 )


Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yaitu :

  1. IP versi 4 (IPv4)
  2. IP versi 6 (IPv6)

Alamat IP versi 4

Alamat IP versi 4 ( sering disebut dengan Alamat IPv4 ) adalah
sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 ( didapatkan dari 8 bit ) dipangkat 4 ( karena terdapat 4 oktet ) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.

Representasi Alamat

Alamat IP versi 4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (dotted-decimal notation), yang dibagi ke dalam empat buah oktet berukuran 8-bit. Dalam beberapa buku referensi, format bentuknya adalah w.x.y.z. Karena setiap oktet berukuran 8-bit, maka nilainya berkisar antara 0 hingga 255 (meskipun begitu, terdapat beberapa pengecualian nilai). Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask jaringan ke dalam dua buah bagian, yakni:

  1. Network Identifier/NetID atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada. Dalam banyak kasus, sebuah alamat network identifier adalah sama dengan segmen jaringan fisik dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router IP. Meskipun demikian, ada beberapa kasus di mana beberapa jaringan logis terdapat di dalam sebuah segmen jaringan fisik yang sama dengan menggunakan sebuah praktek yang disebut sebagai multinetting. Semua sistem di dalam sebuah jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat network identifier yang sama. Network identifier juga harus bersifat unik dalam sebuah internetwork. Jika semua node di dalam jaringan logis yang sama tidak dikonfigurasikan dengan menggunakan network identifier yang sama, maka terjadilah masalah yang disebut dengan routing error.
    Alamat network identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255.
  2. Host Identifier/HostID atau Host address ( alamat host ) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host ( dapat berupa workstation, server atau sistem lainnya yang berbasis teknologi TCP/IP ) di dalam jaringan. Nilai host identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam network identifier/segmen jaringan di mana ia berada.
Jenis - jenis alamat

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:

  1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
  2. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  3. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Kelas - kelas alamat

Dalam RFC 791, alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.

Kelas A

Alamat - alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya untuk melengkapi oktet pertama akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.

Kelas B

Alamat - alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

Kelas C

Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.



Kelas D

Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.

Kelas E

Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

IP sudah tidak menggunakan kelas alamat lagi. Pengemban otoritas Internet telah melihat dengan jelas bahwa alamat yang dibagi ke dalam kelas-kelas seperti di atas sudah tidak mencukupi kebutuhan yang ada saat ini, di saat penggunaan Internet yang semakin meluas. Alamat IPv6 yang baru sekarang tidak menggunakan kelas-kelas seperti alamat IPv4. Alamat yang dibuat tanpa mempedulikan kelas disebut juga dengan classless address.

Alamat Unicast

Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (unicast address). Alamat unicast disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada lapisan jaringan dalam DARPA Reference Model dan tidak memiliki relasi yang langsung dengan alamat yang digunakan pada lapisan antarmuka jaringan dalam DARPA Reference Model. Sebagai contoh, alamat unicast dapat ditetapkan ke sebuah host dengan antarmuka jaringan dengan teknologi Ethernet, yang memiliki alamat MAC sepanjang 48-bit. Alamat unicast inilah yang harus digunakan oleh semua host TCP/IP agar dapat saling terhubung. Komponen alamat ini terbagi menjadi dua jenis, yakni alamat host (host identifier) dan alamat jaringan (network identifier). Alamat unicast menggunakan kelas A, B, dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya, sehingga ruang alamatnya adalah dari 1.x.y.z hingga 223.x.y.z. Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan menggunakan skema subnet mask.

Jenis - jenis alamat unicast

Jika ada sebuah intranet tidak yang terkoneksi ke Internet, semua alamat IP dalam ruangan kelas alamat unicast dapat digunakan. Jika koneksi dilakukan secara langsung (dengan menggunakan teknik routing) atau secara tidak langsung (dengan menggunakan proxy server), maka ada dua jenis alamat yang dapat digunakan di dalam Internet, yaitu public address (alamat publik) dan private address (alamat pribadi).

Alamat publik

Alamat publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik (artinya, tidak ada dua host yang menggunakan alamat yang sama) jika intranet tersebut telah terhubung ke Internet. Ketika beberapa alamat publik telah ditetapkan, maka beberapa rute dapat diprogram ke dalam sebuah router sehingga lalu lintas data yang menuju alamat publik tersebut dapat mencapai lokasinya. Di internet, lalu lintas ke sebuah alamat publik tujuan dapat dicapai, selama masih terkoneksi dengan internet.

Alamat ilegal

Intranet - intranet pribadi yang tidak memiliki kemauan untuk mengoneksikan intranetnya ke internet dapat memilih alamat apapun yang mereka mau, meskipun menggunakan alamat publik yang telah ditetapkan oleh InterNIC. Jika sebuah organisasi selanjutnya memutuskan untuk menghubungkan intranetnya ke internet, skema alamat yang digunakannya mungkin dapat mengandung alamat-alamat yang mungkin telah ditetapkan oleh InterNIC atau organisasi lainnya. Alamat-alamat tersebut dapat menjadi konflik antara satu dan lainnya, sehingga disebut juga dengan illegal address, yang tidak dapat dihubungi oleh host lainnya.

Alamat Privat

Alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi dikenal juga dengan alamat pribadi atau Private Address. Karena di antara ruangan alamat publik dan ruangan alamat pribadi tidak saling melakukan overlapping, maka alamat pribadi tidak akan menduplikasi alamat publik, dan tidak pula sebaliknya. Sebuah jaringan yang menggunakan alamat IP privat disebut juga dengan jaringan privat atau private network.

Ruangan alamat pribadi yang ditentukan di dalam RFC 1918 didefinisikan di dalam tiga blok alamat berikut :

10.0.0.0/8

Jaringan pribadi (private network) 10.0.0.0/8 merupakan sebuah network identifier kelas A yang mengizinkan alamat IP yang valid dari 10.0.0.1 hingga 10.255.255.254. Jaringan pribadi 10.0.0.0/8 memiliki 24 bit host yang dapat digunakan untuk skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat.

172.16.0.0/12

Jaringan pribadi 172.16.0.0/12 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 16 network identifier kelas B atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 20 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier, yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat. Alamat jaringan privat 17.16.0.0/12 mengizinkan alamat-alamat IP yang valid dari 172.16.0.1 hingga 172.31.255.254.

192.168.0.0/16

Jaringan pribadi 192.168.0.0/16 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 256 network identifier kelas C atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 16 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting apapun di dalam sebuah organisasi privat. Alamat jaringan privat 192.168.0.0/16 dapat mendukung alamat-alamat IP yang valid dari 192.168.0.1 hingga 192.168.255.254.


Sementara itu ada juga sebuah ruang alamat yang digunakan untuk alamat IP privat dalam beberapa sistem operasi :

169.254.0.0/16

Alamat jaringan ini dapat digunakan sebagai alamat privat karena memang IANA mengalokasikan untuk tidak menggunakannya. Alamat IP yang mungkin dalam ruang alamat ini adalah 169.254.0.1 hingga 169.254.255.254, dengan alamat subnet mask 255.255.0.0. Alamat ini digunakan sebagai alamat IP privat otomatis (dalam Windows, disebut dengan Automatic Private Internet Protocol Addressing (APIPA)).

Alamat Multicast

Alamat IP Multicast (Multicast IP Address) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima. Dalam sebuah intranet yang memiliki alamat multicast IPv4, sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi "listening" terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat multicast tersebut. Dengan cara ini, alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi. Alamat multicast didefinisikan dalam RFC 1112.

Alamat - alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat kelas D, yakni 224.0.0.0/4, yang berkisar dari 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255. Prefiks alamat 224.0.0.0/24 (dari alamat 224.0.0.0 hingga 224.0.0.255) tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan oleh lalu lintas multicast dalam subnet lokal.

Alamat Broadcast

Alamat broadcast untuk IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket-paket data "satu-untuk-semua". Jika sebuah host pengirim yang hendak mengirimkan paket data dengan tujuan alamat broadcast, maka semua node yang terdapat di dalam segmen jaringan tersebut akan menerima paket tersebut dan memprosesnya. Berbeda dengan alamat IP unicast atau alamat IP multicast, alamat IP broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan saja, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.

Ada empat buah jenis alamat IP broadcast, yakni network broadcast, subnet broadcast, all-subnets-directed broadcast, dan Limited Broadcast. Untuk setiap jenis alamat broadcast tersebut, paket IP broadcast akan dialamatkan kepada lapisan antarmuka jaringan dengan menggunakan alamat broadcast yang dimiliki oleh teknologi antarmuka jaringan yang digunakan. Sebagai contoh, untuk jaringan Ethernet dan Token Ring, semua paket broadcast IP akan dikirimkan ke alamat broadcast Ethernet dan Token Ring, yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF.

Network Broadcast

Alamat network broadcast IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang menggunakan kelas (classful). Contohnya adalah, dalam NetID 131.107.0.0/16, alamat broadcast-nya adalah 131.107.255.255. Alamat network broadcast digunakan untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua host yang terdapat di dalam sebuah jaringan yang berbasis kelas. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat network broadcast.

Subnet broadcast

Alamat subnet broadcast adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang tidak menggunakan kelas (classless). Sebagai contoh, dalam NetID 131.107.26.0/24, alamat broadcast-nya adalah 131.107.26.255. Alamat subnet broadcast digunakan untuk mengirimkan paket ke semua host dalam sebuah jaringan yang telah dibagi dengan cara subnetting, atau supernetting. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat subnet broadcast.Alamat subnet broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang menggunakan kelas alamat IP, sementara itu, alamat network broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang tidak menggunakan kelas alamat IP.

All – subnets - directed broadcast

Alamat IP ini adalah alamat broadcast yang dibentuk dengan mengeset semua bit-bit network identifier yang asli yang berbasis kelas menjadi 1 untuk sebuah jaringan dengan alamat tak berkelas (classless). Sebuah paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini akan disampaikan ke semua host dalam semua subnet yang dibentuk dari network identifer yang berbasis kelas yang asli. Contoh untuk alamat ini adalah untuk sebuah network identifier 131.107.26.0/24, alamat all-subnets-directed broadcast untuknya adalah 131.107.255.255. Dengan kata lain, alamat ini adalah alamat jaringan broadcast dari network identifier alamat berbasis kelas yang asli. Dalam contoh di atas, alamat 131.107.26.0/24 yang merupakan alamat kelas B, yang secara default memiliki network identifer 16, maka alamatnya adalah 131.107.255.255.

Limited broadcast

Alamat ini adalah alamat yang dibentuk dengan mengeset semua 32 bit alamat IP versi 4 menjadi 1 (11111111111111111111111111111111 atau 255.255.255.255). Alamat ini digunakan ketika sebuah node IP harus melakukan penyampaian data secara one-to-everyone di dalam sebuah jaringan lokal tetapi ia belum mengetahui network identifier-nya. Contoh penggunaanya adalah ketika proses konfigurasi alamat secara otomatis dengan menggunakan Boot Protocol (BOOTP) atau Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP). Sebagai contoh, dengan DHCP, sebuah klien DHCP harus menggunakan alamat ini untuk semua lalu lintas yang dikirimkan hingga server DHCP memberikan sewaan alamat IP kepadanya.

Toshiba Portege R700 - Ringan dan Tahan Lama


Produk ini kian menasbihkan seri Portege sebagai keluarga notebook ringan serta hemat daya.

Toshiba menyadari kebiasaan konsumen masa kini yang mobilitasnya tinggi. Aktivitas sehari-hari lebih banyak dilakukan sembari bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Walhasil, konsumen memerlukan notebook berkapabilitas tinggi tapi tetap enteng dijinjing.

Beberapa solusi yang bisa dipilih misalnya menggunakan netbook atau notebook ultratipis (CULV). Namun, ringannya bobot kedua jenis produk ini harus dikompensasi dengan kecilnya layar dan kinerja pas-pasan. Ketiadaan pemutar DVD juga mengakibatkan kebutuhan hiburan sulit terpenuhi.

Atas dasar itulah, Toshiba merancang Portege R700 sebagai wujud ideal notebook tipis dan ringan tanpa mengorbankan performa. Dengan massa hanya 1,43 kg dan ketebalan 2,7 – 3,2 cm, inilah salah satu produk paling ringan di kelas notebook 13 inci. Material magnesium-alloy yang dipakai pada casing adalah faktor utama entengnya R700. Namun, dampaknya, debu mudah melekat pada bodi notebook ini.

Portege R700 memunyai dapur pacu berteknologi terbaru Intel. Khusus untuk tipe yang kami uji, prosesornya adalah Intel Core i3 M370 2,4 GHz. Disertai kapasitas memori DDR3 4 GB dan kartu grafis Intel HD, aktivitas komputasi sehari-hari bisa dengan lancar dijalankan (termasuk untuk menikmati hiburan multimedia). Yang bikin hati lebih senang, kualitas layar dan speaker bawaan Toshiba sudah cukup memanjakan mata dan telinga.

Portege R700 juga tidak mudah rindu kepada sumber listrik. Pasalnya, durabilitas baterainya sangat istimewa. Hampir tujuh jam R700 berhasil bertahan pada uji Battery Eater (Text Mode). Dari seluruh notebook yang pernah mampir ke lab kami, pencapaian ini tergolong paling fantastis.

Beralih ke perangkat lunak, Toshiba membenamkan sistem operasi Windows 7 Home Premium 32-bit. Di dalamnya, telah tersedia berbagai utilitas khas Toshiba. Contohnya, Sleep & Charge yang memungkinkan pengguna mengisi baterai iPod meski notebook dalam modus Sleep. Ada pula aplikasi Eco Utility guna mengukur dan menghemat konsumsi daya.

Sebagai notebook kelas premium, Toshiba tak lupa melengkapi perangkat sekuriti pada Portege R700. Pertama, terdapat peranti fingerprint sebagai pengganti password untuk login ke Windows. Pilihan lainnya berupa Face Recognition yang memanfaatkan webcam di sisi atas layar. Sementara itu, untuk keamanan sistem, pengguna diberi fasilitas bebas berlangganan Norton Internet Security 2010 selama dua bulan. (Erry FP)

***

Ringannya Toshiba Portege R700 membuat kami terkesima. Kemantapan kinerja, ketahanan baterai, plus kelengkapan fasilitas menambah jatuh cinta. Tapi, lagi-lagi kami terbentur di masalah harga. Bandrol Rp12,1 juta terasa sangat mahal dibanding produk-produk sekelasnya.


Hasil Pengujian

Saat menyandingkan Toshiba Portege R700 dengan produk debutan Prolink Glee SW9, perbedaan yang tampak secara umum tidak signifikan. Toshiba unggul pada pengukuran 3DMark Vantage. Mungkin ini disebabkan kapasitas memori yang lebih besar. Namun, hasil uji paling memesona terletak pada daya tahan baterai yang hampir tujuh jam.



Toshiba Portege R700 (Core i3-370M 2,4GHz, DDR3 4 GB, Intel HD Graphics, HDD 500 GB)

Prolink Glee SW9 (Core i3-370M 2,4GHz, DDR3 2 GB, Intel HD Graphics, HDD 500 GB)

Sysmark 2007

138

133

PCMark Vantage

4125

4259

Cinebench 11.5

2,01

1,89

3DMark Vantage

268

180

Encoding Video

10 menit 46 detik

10 menit 42 detik

Encoding Audio

1 menit 45 detik

1 menit 46 detik

Daya Tahan Baterai

Memutar HD Video

3 jam 31 menit

1 jam 50 menit

Battery Eater (Text Balance)

6 jam 49 detik

4 jam 23 detik

Spesifikasi Toshiba Portege R700

Layar

13" (1366x768 pixel)

Prosesor

Intel Core i3-370M 2,4 GHz

Memori

4 GB (2x2) DDR3 Dual SODIMM PC-8500

Chipset

Intel HM55

Kartu grafis

Intel HD Graphics 729MB (shared)

Hard disk

Hitachi 500 GB 5400 RPM SATA-II

Kartu suara

Realtek ALC269

Optical drive

Matshita DVD-RAM UJ89ES

Fasilitas

WiFi, Bluetooth 2.1 + EDR, Ethernet, card reader, 2x porta USB 2.0, 1,3MP webcam + mic, speaker, porta VGA, porta HDMI, porta eSATA/USB 2.0 combo, fingerprint reader, Face Recognition

Sistem operasi

Windows 7 Home Premium 32-bit

Baterai

6-cell / 66 Wh

Dimensi

31,6 x 22,8 x (2,7 - 3,2) cm

Bobot

1,432 kg (tanpa baterai)

Garansi

1 tahun

Situs web

http://pc.toshiba-asia.com

Harga kisaran*

Rp12,1 juta

* Techking Enterprises Indonesia, (021) 638-56188, Minggu ketiga Desember 2010

Tombol Pintasan
Tersedia tombol pintasan ke aplikasi Eco Utility untuk mengetahui konsumsi daya. Sebelah kanannya adalah tombol Dual Monitor untuk presentasi.



Chiclet Kecil
Tuts keyboard bergaya chiclet favorit kami. Sayang, ukurannya cukup kecil dan permukaannya terasa kesat sehingga kurang nyaman digunakan.



Fingerprint Reader
Alat pengenal sidik jari sebagai pengganti password Windows ditempatkan di antara dua tombol klik kiri dan kanan.



Plus : Tipis dan berbobot ringan, daya tahan baterai istimewa, fasilitas keamanan lengkap, dilengkapi sejumlah aplikasi berguna

Minus : Ukuran tuts keyboard kecil, harga mahal untuk notebook di kelasnya, casing mudah dihinggapi debu

Lenovo Ideacentre B300 - Modernisasi Desktop


Dengan CPU dan monitor dalam satu kesatuan, Ideacentre B300 mampu membuat PC lama Anda terasa usang.

Meski terlihat kurang populer, AIO (All-in-one) Desktop merupakan produk menarik yang bisa menggantikan desktop konvensional Anda. Terlebih, jika menginginkan PC ringkas dan rapi, konsep AIO seperti Ideacentre ini mungkin menarik perhatian Anda. Pada dasarnya, AIO menyatukan komponen pada CPU PC konvensional dengan monitor dalam satu bodi.

Lenovo IdeaCentre B300 merupakan anggota dari jajaran AIO Lenovo yang ditujukan untuk Home Entertainment. Layar sebesar 21,” mendominasi sebagian besar penampilan fisiknya.

Malahan, IdeaCentre B300 lebih terlihat seperti monitor LCD ketimbang sebuah PC. Sederetan tombol pengatur tampilan layar, tombol power, serta lampu indikator status seperti WLAN menghiasi bezel di bawah layarnya.

Bagian belakang bodi Ideacentre B300 tampak lebih tebal. Pasalnya, di sinilah komponen seperti prosesor dan teman-temannya berada. Di sini, terdapat pula aneka port koneksi seperti USB, PS/2, antena dan sebuah tombol untuk menyalakan koneksi wireless.

Sebagai PC untuk hiburan, keberadaan TV tuner juga tersedia. Lenovo menyediakan enam port USB, empat berada di belakang layar. Sementara dua port USB di sisi kiri menemani port audio dan slot kartu memori.

Lenovo membekali Ideacentre B300 dengan prosesor Core 2 Duo E7600. Walau terasa agak “jadul”, prosesor ini masih memiliki tenaga yang cukup untuk menjalankan aplikasi standar sehari-hari. Kapasitas memori 2 GB yang disertakan, walau tidak terlalu mengganggu kinerja, tetap terasa kurang. Apalagi setelah mengetahui kalau sistem operasinya adalah Windows 7 Home Premium dalam versi 64-bit.

Untuk urusan penyimpanan data, hard disk sebesar 500 GB siap menampung bermacam-macam data Anda. Radeon HD 5450 hadir untuk menangani urusan grafis di Ideacentre B300.Walaupun kinerja grafis 3D tidak terlalu istimewa, keandalannya untuk memenuhi kebutuhan HTPC cukup diakui Jadi Anda tak perlu cemas ketika ingin menikmati konten High-Definition. Pasalnya, Radeon HD 5450 dipastikan mampu melayani hal ini dengan baik.

Keyboard dan mouse yang tersedia dalam paket penjualannya kami acungi jempol. Tuts keyboard-nya membuat kita betah mengetik. Sementara mouse-nya terasa pas di genggaman.

Sebagai nilai tambah untuk memanjakan penggunanya, Ideacentre B300 telah mendukung koneksi Bluetooth 2.1+EDR. Dengan koneksi ini Anda bisa menggunakan perangkat seperti mouse atau headset melalui protokol A2DP.

***

Lenovo Ideacentre B300 merupakan AIO Desktop yang menarik. Perangkat ini menawarkan beragam fasilitas yang terbilang lengkap terutama untuk segmen Home Entertainment. Kenyamanan pengguna pun turut ditunjang via keberadaan keyboard dan mouse-nya. Kalau Anda memiliki keinginan untuk mengganti PC di rumah dan ingin juga mencoba sesuatu yang berbeda, cobalah Ideacentre B300 ini. (Karuna)

Hasil Pengujian
Performa Ideacentre B300 cukup baik apalagi mengingat masih menggunakan prosesor Core 2 Duo. Terlihat juga dari tabel perbandingan, kinerja grafisnya mirip dengan HP Slimline s5589d karena kartu grafis yang digunakan memang sama.

Lenovo Ideacentre B300

HP Slimline s5589d

PCMark Vantage Total Score

5116

5450

Sysmark 2007 Rating

158

175

3DMark Vantage

P1261

P1203

Sisoft Sandra 2009 Dhrystone

28.00

38.30 GIPS

Sisoft Sandra 2009 Whetstone

22.57

32.63 GFLOPS

Encoding Audio

88 detik

88 detik

Encoding Video

11 menit 30 detik

9 menit 27 detik

Spesifikasi Lenovo IdeaCentre B300

Prosesor

Intel Core 2 Duo E7600 3,06 GHz

RAM

2 GB DDR3

Motherboard

Intel G41

Kartu Grafis

ATI Radeon HD5450 512 MB

Kartu Suara

Realtek ALC662

Hard Disk

500 GB

Optical Drive

Optiarc DVD RW AD-7580S

Wireless

802.11b/g WLAN

Lain – Lain

Dual TV Tuner, 6-in-1 Card Reader

Monitor

21,5” Full-HD

Bobot

7,9 kg

Garansi

1 Tahun

Situs Web

www.lenovo.com

Harga kisaran*

US$1050

* Ingram Micro Asia, (021) 571-717, Minggu kedua November 2010


Bingkai Foto

Ideacentre B300 memiliki desain layaknya bingkai foto berukuran besar








Panel pengaturan
Lenovo menempatkan tombol-tombol pengaturan pada lis metal di depan



Port Antenna
Melengkapi fungsi multimedianya, B300 memiliki TV tuner yang mendukung sinyal analog dan digital.




Plus
: Kinerja Baik, fasilitas lengkap, keyboard dan mouse nyaman digunakan

Minus : Memori cuma 2GB, layar mengilap cukup mengganggu


Related Post